Kamis, 16 Oktober 2014

Jawaban Tuga Pendahuluan ( TP ) Lab. Dasar-dasar Agronomi



No 4 ;
Batang bawah (rootstock) harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
* Mempunyai daya adaptasi seluas mungkin, artinya tanaman itu kompatibel dengan berbagai varietas. Bahkan bila perlu juga kompatibel dengan berbagai jenis dalam satu genus, yang dimaksud kompatibel disini adalah kemampuan dua tanaman untuk membentuk sambungan (buding atau grafting) dengan baik dan sambungan dua tanaman ini mampu tumbuh dengan baik. Mempunyai perakaran yang kuat dan tahan terhadap serangan hama dan penyakit yang ada didalam tanah.Kecepatan tumbuhnya sesuai dengan batang atas yang digunakan, dengan demikian diharapkan batang bawah ini mampu hidup bersama dengan batang atas.Tidak mempunyai pengaruh pada batang atas, baik dalam kualitas maupun kuantitas buah (tanaman buah-buahan)  atau kayu (tanaman kehutanan) pada tanaman yang terbentuk sebagai hasil sambungan.
Mempunyai batang yang kuat dan kokoh.
B.  Batang atas (Scion) mempunyai sifat-sifat sebagai berikut :
- Cabang dari pohon yang kuat, pertumbuhannya normal dan bebas dari serangan hama dan penyakit.
- Bentuk cabang lurus, diameternya disesuaikan dengan batang bawah, yaitu sama atau lebih kecil dari diameter batang bawah. Diameter paling besar ± 1 cm.
- Cabang dari pohon induk yang sifatnya benar-benar seperti yang dikehendaki, misalnya berbuah lebat dan berkualitas tinggi (untuk tanaman buah-buahan) berbatang lurus, batang bulat, pertumbuhan diameter cepat (jika jenis tanaman kehutanan).
- Bisa menyesuaikan diri dengan batang bawah sehingga sambungan kompatibel.

Pilih batang bawah yang  berbonggol bagus dan batang bawah haruslah sedang aktif tumbuh, sedangkan batang atas boleh sedang tumbuh ataupun tidak.
Batang bawah sedang giat tumbuh, sedang bahan untuk batang atas sedang setengah beristirahat, artinya sel selnya tidak menuntut banyak air dan hara, kan sel tersebut baru saja dipisahkan dari pohon induknya ? Tandanya ujung batangnya sudah tidak ada daun muda, ujung-ujung ranting sedang  mulai berhenti tumbuh cenderung membulat.

No 1:
Grafting ialah menyambungkan batang bawah dan batang atas dari tanaman yang berbeda sedemikian rupa sehingga tercapai persenyawaan, kombinasi ini akan terus tumbuh membentuk tanaman baru.

No 2:
Teknik penyambungan ini bisa di terapkan untuk beberapa keperluan, yaitu membuat tanaman unggul, memperbaiki bagian-bagian pohon yang rusak, dan juga untuk membantu pertumbuhan tanaman.

No 3:
1. Keuntungan
a. Mengekalkan sifat-sifat klon yang tidak dapat dilakukan pada pembiakan vegetatif lainnya seperti stek, cangkok dan lain-lainnya.
b. Bisa memperoleh tanaman yang kuat karena batang bawahnya tahan terhadap keadaan tanah yang tidak menguntungkan, temperatur yang rendah, atau gangguan lain yang terdapat di dalam tanah.
c. Memperbaiki jenis-jenis tanaman yang telah tumbuh, sehingga jenis yang tidak di inginkan diubah dengan jenis yang dikehendaki.
d. Dapat mempercepat berbuahnya tanaman (untuk tanaman buah-buahan)dan mempercepat pertumbuhan  pohon dan kelurusan batang (jika tanaman kehutanan).

2. Kerugian
a. Bagi tanaman kehutanan, kemungkinan jika pohon sudah besar gampang patah jika ditiup angin kencang
b. Tingkat keberhasilannya rendah jika tidak cocok antara scion dan rootstock

No 4 okulasi ;
Sambung :tapi bahan yang diambil sebagai batang atas adalah ranting, atau batang maksimum sebesar jari, dengan dua atau tiga mata tunas.
No 1 okulasi:
Okulasi merupakan penempelan mata tunas dari tanaman batang atas ke tanaman batang bawah yang keduanya bersifat unggul. Okulasi adalah salah satu jenis perbanyakan secara vegetatif dan memindahkan mata tunas satu tananam (menjadi batang atas) ke tanaman lain (menjadi batang bawah) antara tumbuhan ber-cambium.

No 3 okulasi:
Beberapa kelebihan perbanyakan tanaman dengan cara okulasi  yaitu sebagai berikut.
      Dengan cara diokulasi dapat diperoleh tanaman yang dengan produktifitas  yang tinggi.
      Ada beberapa warna di satu pohon.
      Tanaman memiliki sifat yang baru.
      Pertumbuhan tanaman yang seragam.
      Penyiapan benih relatif singkat.
Beberapa kelemahan dari perbanyakan dengan cara okulasi yaitu sebagai berikut.
      Terkadang suatu tanaman hasil okulasi ada yang kurang normal terjadi karena tidak adanya keserasian antara batang bawah dengan batang atas (entres).

      Perlu menggunakan tenaga ahli untuk pengokulasian ini.
      Bila salah satu syarat dalam kegiatan pengokulasian tidak terpenuhi kemungkinan kegiatan okulasi akan gagal atau mata entres tidak tumbuh sangat besar.



Rangkuman :
Adapun kelebihan dan kelemahan dari perbanyakan tanaman dengan cara okulasi. Kelebihannya adalah dapat diperoleh tanaman  dengan produktifitas  yang tinggi, ada beberapa warna di satu pohon, tanaman memiliki sifat yang baru, pertumbuhan tanaman yang seragam, penyiapan benih relatif singkat. Sedangkan kelemahannya adalah terkadang suatu tanaman hasil okulasi ada yang kurang normal terjadi karena tidak adanya keserasian antara batang bawah dengan batang atas (entres) dan bila salah satu syarat dalam kegiatan pengokulasian tidak terpenuhi kemungkinan kegiatan okulasi akan gagal atau mata entres tidak tumbuh sangat besar.

No 5 okulasi:
batangnya berkayu , seperti jambu biji, jambu air, belimbing, mangga, kelengkeng, mawar dll.
Alpukat Alpukat
2. Belimbing manis Belimbing manis
3. Buah nona Sirsak
4. Duku Duku
5. Durian Durian
6. Jambu air Jambu air
7. Jambu biji Jambu biji
8. Jambu bol Jambu bol
9. Jeruk besar Sitrun jepun, Rough lemon, jeruk
manis, jeruk nipis, jeruk sitrun
10. Jeruk keprok Sitrun jepun, rough lemon

No 1 mrunduk ;
Merunduk, melentur (Layerage) : yaitu cara perbanyakan dengan
melenturkan cabang dari tanaman induk yang dilukai lalu ditimbun
dengan tanah. Dari luka itu akan terbentuk akar.
No 2 runduk:
Merunduk biasa : Cabang tanaman dirundukkan dan ditimbun dengan tanah, kecuali ujung cabangnya. Setelah membentuk akar, cabang atau batangnya dipotong, sehingga diperoleh tanaman baru. Cara ini dapat dikerjakan pada mawar, jambu air, dan arbei
o Merunduk majemuk : Seluruh batang dirundukkan kemudian ditimbuni tanah pada beberapa tempat atau seluruh tempat. Cara ini dapat dikerjakan pada tanaman soka dan anggur .
no 3 n 4 selesai:
1. Pilih batang tanaman yang sudah tua, kuat dan panjang.
2. Kerat bagian kulit batangnya seperti pada mencangkok.
3. Bengkokkan batang tanaman dengan sedikit dari bagian tengahnya menyentuh tanah.
4. Tahan batang tanaman tadi dengan cara mengubur bagian batang yang menyentuh tanah dan diatasya diberi pemberat.
5. Biarkan selama beberapa hari sambil menyiram gundukan tanah tersebut setiap hari.
6. Setelah akar dari bagian tengah batang tadi muncul, pisahkan tanaman baru dari tanaman induk dengan memotong batang tanaman baru bagian bawah.
7. Tanaman baru siap dipindahkan ke media tanam.
  • Keuntungan merunduk :
- sifat buah/bunga sama dgn induknya, dpt mhasilkan individu br dgn cepat.
- Tingkat keberhasilan tinggi.
  • Kerugian merunduk :
- Tidak banyak bibit yang dihasilkan.
- hanya bs dilakukan pd tanaman yg dahannya elastis & cukup dekat dgn permukaan tanah, tdk dpt dilakukan pd tanaman yg relatif besar.

no 2 mncangkok:
  • dahan yang akan dicangkok di lukai lebih dahulu dengan cara dikelupas kulitnya secara melingkar dengan lebar kira-kira 5 cm
  • lapisan lendir pada kayun (kambium) dibersihkan dengan mengikis atau mengerok
  • luka yang dibuat kemudian ditutup dengan tanah basah dan dibalut dengan sabut kelapa
  • jaga kelembabannya dengan menyiram sabut kelapa secara teratur
  • setelah akarnya tumbuh baru dahan dapat di potong dan ditanam di tempat yang di inginkan
  •  
no 1 cangkok:
dengan menanam batang atau dahan yang diusahakan berakar terlebih dahulu sebelum di potong dan di tanam di tempat lain
Mencangkok merupakan salah satu cara perkembangbiakan vegetatif buatan yang bertujuan untuk memperbanyak tanaman yang memiliki sifat sama dengan induknya

No 5 cangkok:
Pohon induk tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda;
20
(2). Pohon induk telah berbunga (untuk tanaman hias) dan telah berbuah
sedikitnya tiga kali (untuk tanaman buah-buahan);
(3). Pohon nampak kuat dan subur;
(4). Sehat, tidak terserang hama dan penyakit;
(5). Pohon harus bercabang banyak.

No 3 cangkok:
keuntungan dari mencangkok.diantaranya,
Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan
tumbuhan yang ditanam dari biji
Tumbuhan yang dicangkok memiliki sifat yang sama dengan
induknya.
Tingkat keberhasilannya lebih tinggi, karena pada proses
mencangkok akar akan tumbuh ketika masih berada di pohon induk.
Produksi dan kualitas buahnya akan persis sama dengan tanaman
induknya.
Tanaman asal cangkok bisa ditanam pada tanah yang letak air
tanahnya tinggi atau di pematang kolam ikan.
Itulah beberapa keuntungan dari mencangkok.

*Kerugian Dari Mencangkok
Disamping keuntungan, terdapat juga beberapa kekurangan/ kerugian
pembibitan dengan sistem cangkok.

Pada musim kemarau panjang tanaman tidak tahan kering.
Tanaman mudah roboh bila ada angin kencang karena tidak berakar
tunggang. Pohon induk tajuknya menjadi rusak karena banyak cabang yang
dipotong. Dalam satu pohon induk kita hanya bisa mencangkok beberapa
batang saja, sehingga perbanyakan tanaman dalam jumlah besar
tidak bisa dilakukan dengan cara ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Efek Blog