No 4 ;
Batang bawah (rootstock)
harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
* Mempunyai daya adaptasi
seluas mungkin, artinya tanaman itu kompatibel dengan berbagai varietas. Bahkan
bila perlu juga kompatibel dengan berbagai jenis dalam satu genus, yang
dimaksud kompatibel disini adalah kemampuan dua tanaman untuk membentuk
sambungan (buding atau grafting) dengan baik dan sambungan dua
tanaman ini mampu tumbuh dengan baik. Mempunyai perakaran yang kuat dan
tahan terhadap serangan hama dan penyakit yang ada didalam tanah.Kecepatan
tumbuhnya sesuai dengan batang atas yang digunakan, dengan demikian diharapkan
batang bawah ini mampu hidup bersama dengan batang atas.Tidak mempunyai
pengaruh pada batang atas, baik dalam kualitas maupun kuantitas buah (tanaman
buah-buahan) atau kayu (tanaman kehutanan) pada tanaman yang terbentuk
sebagai hasil sambungan.
Mempunyai batang yang kuat
dan kokoh.
B. Batang atas (Scion) mempunyai sifat-sifat
sebagai berikut :
- Cabang dari pohon yang
kuat, pertumbuhannya normal dan bebas dari serangan hama dan penyakit.
- Bentuk cabang lurus,
diameternya disesuaikan dengan batang bawah, yaitu sama atau lebih kecil dari
diameter batang bawah. Diameter paling besar ± 1 cm.
- Cabang dari pohon induk
yang sifatnya benar-benar seperti yang dikehendaki, misalnya berbuah lebat dan
berkualitas tinggi (untuk tanaman buah-buahan) berbatang lurus, batang bulat,
pertumbuhan diameter cepat (jika jenis tanaman kehutanan).
- Bisa menyesuaikan diri
dengan batang bawah sehingga sambungan kompatibel.
Pilih
batang bawah yang berbonggol bagus dan batang bawah haruslah sedang aktif
tumbuh, sedangkan batang atas boleh sedang tumbuh ataupun tidak.
Batang
bawah sedang giat tumbuh, sedang bahan untuk batang atas sedang setengah
beristirahat, artinya sel selnya tidak menuntut banyak air dan hara, kan sel
tersebut baru saja dipisahkan dari pohon induknya ? Tandanya ujung batangnya
sudah tidak ada daun muda, ujung-ujung ranting sedang mulai berhenti
tumbuh cenderung membulat.
No
1:
Grafting ialah
menyambungkan batang bawah dan batang atas dari tanaman yang berbeda sedemikian
rupa sehingga tercapai persenyawaan, kombinasi ini akan terus tumbuh membentuk
tanaman baru.
No 2:
Teknik penyambungan ini
bisa di terapkan untuk beberapa keperluan, yaitu membuat tanaman unggul,
memperbaiki bagian-bagian pohon yang rusak, dan juga untuk membantu pertumbuhan
tanaman.
1. Keuntungan
a. Mengekalkan
sifat-sifat klon yang tidak dapat dilakukan pada pembiakan vegetatif lainnya
seperti stek, cangkok dan lain-lainnya.
b. Bisa memperoleh
tanaman yang kuat karena batang bawahnya tahan terhadap keadaan tanah yang
tidak menguntungkan, temperatur yang rendah, atau gangguan lain yang terdapat
di dalam tanah.
c. Memperbaiki
jenis-jenis tanaman yang telah tumbuh, sehingga jenis yang tidak di inginkan
diubah dengan jenis yang dikehendaki.
d. Dapat mempercepat
berbuahnya tanaman (untuk tanaman buah-buahan)dan mempercepat pertumbuhan
pohon dan kelurusan batang (jika tanaman kehutanan).
2. Kerugian
a. Bagi tanaman
kehutanan, kemungkinan jika pohon sudah besar gampang patah jika ditiup angin
kencang
b. Tingkat
keberhasilannya rendah jika tidak cocok antara scion dan rootstock
No
4 okulasi ;
Sambung
:tapi bahan yang diambil sebagai batang atas adalah ranting, atau batang
maksimum sebesar jari, dengan dua atau tiga mata tunas.
No
1 okulasi:
Okulasi
merupakan penempelan mata tunas dari tanaman batang atas ke tanaman batang
bawah yang keduanya bersifat unggul. Okulasi adalah salah satu jenis perbanyakan
secara vegetatif dan memindahkan mata tunas satu tananam (menjadi batang atas)
ke tanaman lain (menjadi batang bawah) antara tumbuhan ber-cambium.
No
3 okulasi:
Beberapa kelebihan perbanyakan tanaman
dengan cara okulasi yaitu sebagai
berikut.
Dengan cara diokulasi dapat diperoleh tanaman yang dengan
produktifitas yang tinggi.
Ada beberapa warna di satu pohon.
Tanaman memiliki sifat yang baru.
Pertumbuhan tanaman yang seragam.
Penyiapan benih relatif singkat.
Beberapa kelemahan dari perbanyakan
dengan cara okulasi yaitu sebagai berikut.
Terkadang suatu tanaman hasil okulasi ada yang kurang
normal terjadi karena tidak adanya keserasian antara batang bawah dengan batang
atas (entres).
Perlu menggunakan tenaga ahli untuk pengokulasian ini.
Bila salah satu syarat dalam kegiatan pengokulasian tidak
terpenuhi kemungkinan kegiatan okulasi akan gagal atau mata entres tidak tumbuh
sangat besar.
Rangkuman
:
Adapun
kelebihan dan kelemahan dari perbanyakan tanaman dengan cara okulasi.
Kelebihannya adalah dapat diperoleh tanaman
dengan produktifitas yang tinggi, ada beberapa warna di satu
pohon, tanaman memiliki sifat yang baru, pertumbuhan tanaman yang seragam,
penyiapan benih relatif singkat. Sedangkan kelemahannya adalah terkadang suatu
tanaman hasil okulasi ada yang kurang normal terjadi karena tidak adanya
keserasian antara batang bawah dengan batang atas (entres) dan bila salah satu
syarat dalam kegiatan pengokulasian tidak terpenuhi kemungkinan kegiatan
okulasi akan gagal atau mata entres tidak tumbuh sangat besar.
No
5 okulasi:
batangnya
berkayu , seperti jambu biji, jambu air, belimbing, mangga, kelengkeng, mawar
dll.
Alpukat Alpukat
2. Belimbing manis Belimbing manis
3. Buah nona Sirsak
4. Duku Duku
5. Durian Durian
6. Jambu air Jambu air
7. Jambu biji Jambu biji
8. Jambu bol Jambu bol
9. Jeruk besar Sitrun jepun, Rough lemon, jeruk
manis, jeruk nipis, jeruk sitrun
10. Jeruk keprok Sitrun jepun, rough lemon
2. Belimbing manis Belimbing manis
3. Buah nona Sirsak
4. Duku Duku
5. Durian Durian
6. Jambu air Jambu air
7. Jambu biji Jambu biji
8. Jambu bol Jambu bol
9. Jeruk besar Sitrun jepun, Rough lemon, jeruk
manis, jeruk nipis, jeruk sitrun
10. Jeruk keprok Sitrun jepun, rough lemon
No 1 mrunduk ;
Merunduk, melentur (Layerage) : yaitu cara perbanyakan dengan
melenturkan cabang dari tanaman induk yang dilukai lalu
ditimbun
dengan tanah. Dari luka itu akan
terbentuk akar.
No 2 runduk:
Merunduk biasa : Cabang tanaman
dirundukkan dan ditimbun dengan tanah, kecuali ujung cabangnya. Setelah
membentuk akar, cabang atau batangnya dipotong, sehingga diperoleh tanaman
baru. Cara ini dapat dikerjakan pada mawar, jambu air, dan arbei
o Merunduk majemuk : Seluruh batang
dirundukkan kemudian ditimbuni tanah pada beberapa tempat atau seluruh tempat.
Cara ini dapat dikerjakan pada tanaman soka dan anggur .
no
3 n 4 selesai:
1. Pilih batang tanaman yang sudah tua, kuat dan panjang.
2. Kerat bagian kulit batangnya seperti pada mencangkok.
3. Bengkokkan batang tanaman dengan sedikit dari bagian tengahnya menyentuh
tanah.
4. Tahan batang tanaman tadi dengan cara mengubur bagian batang yang menyentuh
tanah dan diatasya diberi pemberat.
5. Biarkan selama beberapa hari sambil menyiram gundukan tanah tersebut setiap hari.
6. Setelah akar dari bagian tengah batang tadi muncul, pisahkan tanaman baru
dari tanaman induk dengan memotong batang tanaman baru bagian bawah.
7. Tanaman baru siap dipindahkan ke
media tanam.
- Keuntungan merunduk :
- sifat buah/bunga sama dgn induknya, dpt mhasilkan individu br dgn cepat.
- Tingkat keberhasilan tinggi.
- Kerugian merunduk :
- Tidak banyak bibit yang dihasilkan.
- hanya bs dilakukan pd tanaman yg
dahannya elastis & cukup dekat dgn permukaan tanah, tdk dpt dilakukan pd
tanaman yg relatif besar.
no
2 mncangkok:
- dahan yang akan dicangkok di lukai lebih dahulu dengan cara dikelupas kulitnya secara melingkar dengan lebar kira-kira 5 cm
- lapisan lendir pada kayun (kambium) dibersihkan dengan mengikis atau mengerok
- luka yang dibuat kemudian ditutup dengan tanah basah dan dibalut dengan sabut kelapa
- jaga kelembabannya dengan menyiram sabut kelapa secara teratur
- setelah akarnya tumbuh baru dahan dapat di potong dan ditanam di tempat yang di inginkan
no
1 cangkok:
dengan
menanam batang atau dahan yang diusahakan berakar terlebih dahulu sebelum di
potong dan di tanam di tempat lain
Mencangkok
merupakan salah satu cara perkembangbiakan vegetatif buatan yang bertujuan
untuk memperbanyak tanaman yang memiliki sifat sama dengan induknya
No 5 cangkok:
Pohon induk tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda;
20
(2). Pohon induk telah berbunga (untuk tanaman hias) dan
telah berbuah
sedikitnya tiga kali (untuk tanaman buah-buahan);
(3). Pohon nampak kuat dan subur;
(4). Sehat, tidak terserang hama dan penyakit;
(5). Pohon harus bercabang banyak.
No 3 cangkok:
keuntungan dari
mencangkok.diantaranya,
Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan
tumbuhan yang ditanam dari biji
Tumbuhan yang dicangkok memiliki sifat yang sama dengan
induknya.
Tingkat keberhasilannya lebih tinggi, karena pada proses
mencangkok akar akan tumbuh ketika masih berada di pohon induk.
Produksi dan kualitas buahnya akan persis sama dengan tanaman
induknya.
Tanaman asal cangkok bisa ditanam pada tanah yang letak air
tanahnya tinggi atau di pematang kolam ikan.
Itulah beberapa keuntungan dari mencangkok.
Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan
tumbuhan yang ditanam dari biji
Tumbuhan yang dicangkok memiliki sifat yang sama dengan
induknya.
Tingkat keberhasilannya lebih tinggi, karena pada proses
mencangkok akar akan tumbuh ketika masih berada di pohon induk.
Produksi dan kualitas buahnya akan persis sama dengan tanaman
induknya.
Tanaman asal cangkok bisa ditanam pada tanah yang letak air
tanahnya tinggi atau di pematang kolam ikan.
Itulah beberapa keuntungan dari mencangkok.
*Kerugian Dari Mencangkok
Disamping keuntungan, terdapat juga beberapa kekurangan/ kerugian
pembibitan dengan sistem cangkok.
Pada musim kemarau panjang tanaman tidak tahan kering.
Tanaman mudah roboh bila ada angin kencang karena tidak berakar
tunggang. Pohon induk tajuknya menjadi rusak karena banyak cabang yang
dipotong. Dalam satu pohon induk kita hanya bisa mencangkok beberapa
batang saja, sehingga perbanyakan tanaman dalam jumlah besar
tidak bisa dilakukan dengan cara ini